Keripik Singkong Gurih Ala Misran
Selasa 17 Oktober 2017

Sumber - Keripik singkong adalah salah satu camilan yang paling populer di Indonesia. Makanan ringan yang renyah dan gurih ini selalu laris manis di pasaran, termasuk keripik singkong buatan warga Desa Sumber, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Salah satu produsen keripik singkong terkenal di Desa Sumber adalah Misran. Pria berusia 45 tahun itu mampu menghasilkan 1,5 kuintal hingga dua kuintal dalam satu kali produksi.

Misran merintis usaha pembuatan keripik singkong di rumahnya di Dukuh Ngadirejo RT 16/RW 03, Sumber, sejak tujuh tahun lalu. Dengan modal awal Rp10.000, Misran kini mampu meraup omzet hingga Rp 4 juta per bulan.

“Awalnya, coba-coba terus berkembang sampai sekarang.Awalnya saya hanya punya uang Rp 10.000, singkong punya sendiri, isteri jualan sayur-sayuran jadi punya minyak untuk menggoreng, lalu kami buat keripik. Kuncinya  ada kemauan dan tekad,” ungkap Misran.

Misran menjual keripik singkong seharga Rp 20.000 per kilogram. Dia juga mengemas keripik dalam kemasan kecil seharga Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per bungkus untuk dijual ke warung-warung dan pasar.

Misran biasa menyetorkan keripik ke toko-toko di wilayah Sumber. Selain itu, dia juga menerima pesanan pedagang dari Klaten, Yogyakarta, Wonogiri, dan daerah lain. Pelanggan juga bisa membeli keripik singkong buatan Misran dengan datang langsung ke rumahnya atau menghubungi nomor telepon 082136519347.

Misran pernah memproduksi keripik singkong aneka rasa, seperti balado, pedas, manis, dan sebagainya. Namun, pelanggan lebih menyukai keripik singkong rasa gurih. Oleh karena itu, Misran memutuskan hanya memproduksi keripik singkong gurih.

Proses pembuatan keripik singkong memakan waktu lama dan butuh ketelatenan. Singkong harus dikupas dan diiris tipis lalu dicuci hinggaenam kali supaya benar-benar bersih.Setelah bersih, irisan singkong lalu digoreng hingga garing dan dibumbui.

Misran berharap bisa membeli mesin pemotong singkong supaya proses produksi menjadi lebih cepat. Dia berharap pemerintah desa mau mendukung dan membantu mengembangkan usaha kecil rumahan warga Desa Sumber.

“Kendalanya paling dirasakan adalah pada alat pemotongnya karena masih menggunakan alat manual. Namun, rasa yang tetap renyah, gurih, dan empuk menjadi keunggulan keripik buatan kami,” kata Misran.

Berita Terkini
Karnaval Tumbuhan Cinta Tanah Air
Selasa 17 Oktober 2017
Nyadran ke Makam Sesepuh Desa
Selasa 17 Oktober 2017
Gotong Royong Bangun Infrastruktur
Selasa 17 Oktober 2017