Gurih Keripik Bayam Khasanah
Selasa 17 Oktober 2017

Sumber - Bayam merupakan jenis sayuran yang kaya akan gizi tapi kurang digemari masyarakat. Sekarang, masyarakat bisa menyantap sayuran hijau ini dalam wujud camilan yang menggoda selera, seperti keripik bayam khas Desa Sumber, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali.

Salah satu merk keripik bayam yang paling terkenal adalah Khasanah yang diproduksi Amin Budiyono di Dukuh Sumber RT 12/RW 2. Amin menekuni bisnis makanan ringan itu sejak enam tahun lalu.

Awalnya, Amin menjual keripik bayam olahannya di pasar tradisional. Kini, pria berusia 51 tahun itu tak perlu repot memasarkan karena ada beberapa agen yang biasa mengambil Keripik Bayam Khasanah. Pelanggan juga bisa memesan keripik bayam dengan menghubungi Amin di nomor telepon 085725164914.

Amin dibantu enam karyawan memproduksi 100 kilogram keripik bayam dalam satu hari. Camilan gurih nan renyah itu disalurkan ke agen dalam kemasan tiga kilogram seharga Rp 77.000. Sementara itu, harga jual keripik langsung ke pelanggan Rp 34.000 per kilogram.

Pada awal merintis usaha, Amin hanya mengolah lima kilogram keripik bayam setiap hari. Perlahan tapi pasti, kapasitas produksinya terus meningkat. Kini, Amin mampu meraup keuntungan bersih rata-rata Rp 5 juta per bulan.

“Modalnya dari sedikit, menggoreng lima kilogram dulu, terus bisa naik 10 kilogram. Dulu, saya berjualan bersama istrinya di daerah Kacangan. Dulu istri saya bekerja sebagai buruh, lalu ikut mengembangkan usaha ini,”jelas Amin.

Amin mendatangkan bayam berkualitas dari daerah Ampel, Boyolali, sebagai bahan baku keripik. Bayam segar dibumbui dan dibalur tepung lalu digoreng dengan minyak panas sehingga menghasilkan keripik yang renyah nan gurih.

Amin mengaku belum pernah menemui kendala berarti selama menekuni bisnis makanan ringan ini. Dia berharap bisa lebih mengembangkan usaha ini dan mewariskan kepada anak-anaknya kelak.

Berita Terkini
Karnaval Tumbuhan Cinta Tanah Air
Selasa 17 Oktober 2017
Nyadran ke Makam Sesepuh Desa
Selasa 17 Oktober 2017
Gotong Royong Bangun Infrastruktur
Selasa 17 Oktober 2017