Jamu Gendong Sehat dan Berkhasiat
Selasa 17 Oktober 2017

Sumber - Jamu adalah minuman herbal asli Indonesia yang dipercaya bermanfaat untuk menjaga kesehatan.

Seiring perkembangan zaman, pengemasan dan penjualan jamu menjadi lebih modern. Penjual jamu gendong pun semakin sulit ditemui di kota-kota besar. Namun, Anda masih bisa mencicipi segarnya jamu tradisional yang dijajakan penjual jamu gendong di Desa Sumber, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Salah satu penjual jamu gendong yang masih bertahan di Desa Sumber adalah Eni Supriyanti. Warga Dukuh Mojo RT 19/ RW 03 ini telah berjualan jamu gendong selama satu tahun. Eni mempelajari keahlian meracik jamu dari ibu mertuanya.

“Ibu mertua saya lebih lama lagi berjualan jamu, sudah 30 tahun. Saya ikut belajar membuat dan memasarkan jamu dari ibu,” kata Eni.

Eni memproduksi beraneka jamu tradisional, seperti jamu pahitan, beras kencur, kunyit asem, jamu sedu, dan sebagainya. Wanita berusia 34 tahun ini menggunakan rempah-rempah asli lalu ditumbuk sendiri, bukan rempah-rempah yang bisa dibeli dalam bentuk serbuk. Oleh karena itu, jamu buatan Eni lebih enak, segar, dan berkhasiat.

Eni meracik jamu setiap pukul 04.00 WIB dan mulai berjualan pukul 07.00 WIB. Dia berjualan di sekolah-sekolah, pasar, dan berkeliling kampung. Biasanya, jamu akan ludes terjual dalam dua hingga tiga jam. Pelanggan juga bisa memesan jamu buatan Eni dengan menghubungi nomor telepon 082242279417.

Jamu dikemas dalam plastik, gelas, atau botol kecil. Harga jamu yang dibanderol pun bervariasi, mulai dari Rp 1.000 untuk kemasan plastik, Rp 2.000 untuk jamu pahitan takaran gelas, dan Rp 4.000 untuk kemasan botol kecil. Eni bisa memproduksi 25 liter hingga 30 liter jamu untuk meraup pendapatan kotor Rp 120.000 per hari.

Meski masih berjualan secara tradisional, jamu buatan Eni tidak pernah kehilangan pelanggan.“Alhamdulillah usaha ini terus meningkat. Mulai dari jual pertama sampai sekarang masih banyak yang suka,” kata Eni.

Berita Terkini
Karnaval Tumbuhan Cinta Tanah Air
Selasa 17 Oktober 2017
Nyadran ke Makam Sesepuh Desa
Selasa 17 Oktober 2017
Gotong Royong Bangun Infrastruktur
Selasa 17 Oktober 2017